Jelang Final Sepakbola Olimpiade, Jerman Dan Brasil Siap

Pelatih tim nasional Jerman di Olimpiade, Horst Hrubesch, tidak mencemaskan Brasil di pertandingan final sepakbola putra. Demikian sebaliknya, dia sangat menghimbau Brasil yang perlu siaga dengan Panser.

[table “10” not found /]

Kedua kesebelasan itu bakal berjumpa di final sepakbola putra yang akan bertempat di Maracana akhir pekan ini. Baik Brasil serta Jerman memanglah memperlihatkan grafik positif sesudah sempat kesusahan diawal ajang ini.

Sesudah keduanya sama mencapai hasil seri pada dua pertandingan pembuka, Brasil serta Jerman sukses memperbaiki penampilan mereka sampai pada akhirnya memastikan diri di final. Brasil menghancurkan Honduras 6-0 di fase semi-final, sedangkan Jerman pernah menghentikan perlawanan Portugal 4-0 di babak perempatfinal.

Walau saling mempunyai tim yang bermutu oke, namun Brasil masih lebih menjadi unggulan lantaran mereka merupakan tuan rumah yang akan mendapat dukungan penuh dari publik sendiri.

Belum lagi penasaran yang menghantui dengan meraih medali emas Olimpiade untuk lengkapi raihan gelar mereka. Namun Hrubesch sebagai pelatih Jerman tidak dibuat pusing masalah tersebut serta malah mmenghimbau Brasil yang perlu kuatir.

“Kami bakal tampil maksimal menghadapi Brasil, bukan hanya Neymar,” tutur Hrubesch seperti dilansir Soccerway.

“Beberapa pemain depan kami cetak 21 gol, jadi ini masalah bagaimana Brasil mesti hentikan laju tersebut,” lanjutnya.

Jerman memanglah tidak dapat dilihat sebelah maya lantaran mereka mempunyai duet maut yaitu Serge Gnabry serta Niels Pietersen yang telah mengoleksi keseluruhan 12 gol, dengan catatan masing-masing enam gol. Jumlah gol keduanya berjumlah sama dengan keseluruhan gol Brasil di Olimpiade sejauh ini.

[table “10” not found /]

“Kami akan tidak merubah tipikal permainan. Kami tim yang bagus waktu melancarkan serangan serta kami tentunya bakal terus tampil seperti ini.”

Brasil Dibawah Bayang-Bayang Kegagalan Piala Dunia 2014

Brasil Siap Menghadapi Jerman Di Final

Pertandingan final sepakbola putra Olimpiade akan menjadi bayang-bayang trauma kekalahan Brasil dari Jerman yang terjadi pada ajang Piala Dunia 2014 lalu. Namun hal tersebut mendapat bantahan keras oleh pelatih Samba, Rogerio Micale.

Namun setidaknya kehadiran Jerman pastinya akan menimbulkan lagi mimpi buruk dari pendukung tuan rumah jika mengingat hasil pertemuan tim senior masing-masing negara di babak semi-final Piala Dunia 2014. Saat itu fans tuan rumah dipaksa jadi saksi bagaimana Samba harus dihancurkan 1-7 oleh Jerman yang pada akhirnya jadi juara saat itu.

Tentang gembar-gembor masalah misi balas dendam itu, Rogerio Micale sebagai pelatih malah enggan mengingat masalah itu. Menurut dia, pertemuan kali ini jauh dari misi balas dendam kondisi yang bertolak belakang.

“Itu adalah Piala Dunia. Saat ini yaitu Olimpiade,” tutur Micale seperti dilansir Soccerway.

“Neymar tak pernah tampil di pertandingan tersebut, jadi tak ada sedikit alasan apapun buat kami untuk menjalani misi balas dendam. Waktunya tidak sama dengan pemain dan usia yang tidak sama juga,” lanjutnya.

“Beberapa pendukung bakal melakoni mereka serta kami perlu support mereka lantaran tim Jerman sangat kuat. Beberapa pendukung pasti begitu menghendaki hal tersebut, namun tak ada hubungan pada pertandingan ini dengan pertandingan yang terjadi dua tahun lalu.”

“Saya sangat percaya pertandingan final menghadapi Jerman bakal jadi laga yang menarik, namun tak ada hubungan sama sekali dengan periode sebelumnya (semifinal Piala Dunia 2014),” tuntasnya.

[table “10” not found /]




Back to Top ↑